Logo STIKIN STIKIN
Logo STIKIN STIKIN

Kemenag Deliserdang dan Sekolah Tinggi Konghucu Teken MoU Program Bahasa Mandarin di Madrasah

Berita 29 Juli 2026 • 125 kali dibaca

Galeri Foto Kegiatan

4 foto dokumentasi

Deliserdang, 29 Juli 2026 — Upaya meningkatkan kompetensi dan wawasan global peserta didik terus dikembangkan melalui kerja sama antarlembaga pendidikan. Salah satunya diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara Kementerian Agama Kabupaten Deliserdang dan Sekolah Tinggi Konghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto mengenai program pembelajaran Bahasa Mandarin di lingkungan madrasah.

Kegiatan penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Parakin Sumatera Utara Djohan Ajuan, Ketua Dewan Pendidikan Deliserdang Dr. KH. Harun Lubis, Ketua Makin Deliserdang, Koordinator Agama Konghucu Deliserdang Juluani, S.Pd., serta para kepala seksi, kepala madrasah, pengawas madrasah, dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deliserdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, menyampaikan bahwa penguasaan Bahasa Mandarin dapat menjadi salah satu bekal penting bagi siswa madrasah dalam menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan dunia kerja.

Menurutnya, kemampuan berbahasa asing dapat membuka peluang yang lebih luas bagi peserta didik. Bahasa Mandarin tidak hanya digunakan dalam komunikasi internasional, tetapi juga memiliki peran yang semakin penting dalam bidang pendidikan, ekonomi, teknologi, dan hubungan antarnegara.

“Bahasa Mandarin di madrasah akan kita jadikan sebagai ekstrakurikuler dan muatan lokal,” ujar Saripuddin.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal dan mempelajari Bahasa Mandarin sejak berada di bangku madrasah. Pembelajaran bahasa asing juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing peserta didik di tengah perkembangan global.

Bagi siswa madrasah, penguasaan Bahasa Mandarin dapat memberikan berbagai manfaat. Dari sisi pendidikan, kemampuan tersebut berpotensi mendukung siswa dalam mengakses informasi, mengikuti program pendidikan maupun beasiswa, serta membuka kesempatan untuk melanjutkan studi yang memiliki keterkaitan dengan institusi pendidikan internasional.

Dari sisi profesional, kemampuan Bahasa Mandarin juga dapat menjadi nilai tambah ketika siswa memasuki dunia kerja. Seiring berkembangnya hubungan ekonomi dan kerja sama internasional, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa asing menjadi salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan di berbagai bidang.

Pembelajaran Bahasa Mandarin juga dapat memberikan pengalaman akademik dan kognitif bagi siswa. Proses mempelajari kosakata, pelafalan, tata bahasa, serta karakter Hanzi dapat melatih ketelitian, konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan berpikir secara sistematis.

Tidak kalah penting, pembelajaran Bahasa Mandarin dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal kebudayaan dan keberagaman masyarakat dunia. Pemahaman terhadap bahasa dan budaya diharapkan dapat menumbuhkan sikap terbuka, saling menghargai, serta kemampuan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Kerja sama antara Kemenag Kabupaten Deliserdang dan STIKIN Purwokerto ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik. Melalui program Bahasa Mandarin, siswa madrasah diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memperoleh keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Dengan diterapkannya Bahasa Mandarin sebagai kegiatan ekstrakurikuler dan muatan lokal, diharapkan peserta didik dapat mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan potensi diri.

STIKIN Purwokerto sebagai institusi pendidikan tinggi turut berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan dan penguatan kompetensi generasi muda melalui kerja sama dan program pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program Bahasa Mandarin yang berkelanjutan di lingkungan madrasah Kabupaten Deliserdang, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan tinggi dan institusi pendidikan keagamaan dalam mempersiapkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan berwawasan global.
Bagikan Berita Ini

Bantu Sebarkan Informasi Kebajikan

Bagikan kabar dan pengumuman STIKIN kepada rekan, keluarga, atau jejaring sosial Anda.